
|
|
Berita Terhangat
|
|
Prakarsa YPB
|
|
|
 |
Great works are performed not by strength, but by perseverance.
(Samuel Johnson)
|
|
|
 |
Pembaca yang terhormat,
Selamat datang pada newsletter YPB edisi pertama di tahun 2008. Pada edisi ini kami sajikan perkembangan program kami yang sedang berjalan dan rencana-rencana kami di tahun 2008.
Dengan gembira kami sampaikan bahwa LEAD Associate Training (LAT) angkatan 13 saat ini telah diluncurkan. Training sesi nasional telah dimulai pada 21 April 2008 dan selesai September 2008, sedangkan pada bulan November 2008 akan diselenggarakan training sesi Internasional di Mexico. Para pemimpin muda yang memiliki kepedulian dan minat pada isu-isu pembangunan berkelanjutan kami dorong untuk bergabung. Informasi lengkap bisa dikases pada www.lead.or.id
Melanjutkan kisah sukses Bridging Leadership Program (BLP) fase satu, -- dengan para pemimpin muda Aceh--, YPB saat ini tengah menyiapkan training fase berikutnya. Training ini akan dimulai pada bulan Juni tahun ini dan akan berlanjut selama tiga tahun.
Artikel lain yang kami sajikan adalah:
- Workshop pertama "Menyusun Indikator Keberlanjutan" dengan PT. Aneka Tambang Tbk dan PT. Riau Andalan Pulp and Paper yang telah dilaksanakan di Pekanbaru dan Kendari sebagai bagian dari program YPB pada bisnis pembangunan berkelanjutan.
- Workshop LEAD Indonesia dengan departemen Kelautan dan perikanan dalam "Perdagangan Ikan Hias Laut Ramah Lingkungan: Temuan & Peluang Masa Depan"
Akhirnya, kami mengucapkan selamat membaca. Kami sangat menghargai masukan dari anda, demi perbaikan newsletter kami berikutnya. Artikel dari LEAD Fellows kami tunggu untuk edisi Juni 2008.
Salam dari kami
|
|
| |
|
|
|
|
|
Bridging Leadership Program Fase Dua Untuk Pemimpin Muda Aceh .
Pada Juni 2008, YPB akan memulai Bridging Leadership Program (BLP) fase dua untuk para pemimpin muda di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). LEAD International dan LEAD Indonesia telah menyusun
|
|
proposal, dan melalui LEAD Internasional BLP akan mendapat dukungan dana sebesar £ 400,000 (sekitar USD 840.000.) untuk kegiatan selama 3 tahun (2008-2011). BLP fase satu berjalan sukses dimana 27 peserta terlibat dalam pelatihan intensif, dan 6 diantaranya telah mengikuti sesi magang pada beberapa LSM di Jawa dan Bali. Alumi BLP yang terbaik akan terlibat sebagai asisten pelatih atau pelatih pada BLP fase dua setelah menjalani pelatihan singkat sebagai pelatih. [selengkapnya]
|
|
|
|
|
|
Lokakarya Bali Project "Perdagangan Ikan Hias Laut Ramah Lingkungan: Temuan & Peluang Masa Depan"
Sebagai penutup rangkaian kegiatan proyek Eco Fish di Kabupaten Buleleng, Bali, LEAD Indonesia, bekerja sama dengan Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) menggelar workshop setengah hari bertajuk "Perdagangan Ikan Hias Laut Ramah Lingkungan: Temuan dan Peluang Masa Depan" pada Selasa, 11 Maret 2008 di Gedung Mina Bahari, DKP. Lokakarya ini bertujuan untuk berbagi hasil penelitian Marine Aquarium
|
Council (MAC), mendengar cerita dari nelayan dan penggerak masyarakat, sebagai mitra kerja LEAD di lapangan, berkaitan dengan perdagangan ikan hias ramah lingkungan atau eco fish. [selengkapnya]
|
|
|
Menuju Bisnis Keberlanjutan: Bekerja Sama Dengan PT. Riau Andalan Pulp And Paper & PT. Aneka Tambang
Keberhasilan perusahaan tidak berdiri sendiri. Banyak faktor yang ikut menentukan kesuksesannya; tidak hanya dari sisi profit, tapi juga dari sisi tenaga kerja,
|
komunitas di sekitar perusahaan, serta ketersediaan sumber daya alam untuk mendukung kegiatan perusahaan. Tumbuhnya kesadaran dan tuntutan untuk mengintegrasikan seluruh sistem pendukung (alam, tenaga kerja, keuntungan dan masyarakat sekitar) sebagai sebuah rencana strategis, telah mendorong perusahaan-perusahaan untuk menyusun skema keberlanjutan pada usaha bisnisnya. Bagaimanapun, jika dibandingkan, kemajuan perusahaan dalam berkomitmen penuh untuk keberlanjutan yang menyeluruh (comprehensive sustainability) masih sangat bervariasi, mencakup dimensi ekologi dan manusia, disamping kepentingan ekonomi. [selengkapnya]
|
|
Pelajaran Berharga Untuk Anak Cucu
"Sebelum ada pelatihan LEAD di sini, saya tidak peduli apakah kegiatan saya merusak laut dan habitatnya atau tidak. Yang saya pikirkan hanyalah saya mendapatkan hasil yang banyak untuk dijual. Sekarang saya sadar menangkap ikan dengan potas sangat merugikan karena menghancurkan karang dan membunuh telur-telur ikan. Jika sekarang ikan habis untuk memenuhi kebutuhan kita sendiri, bagaimana anak-cucu saya? Bisa jadi mereka tak lagi mengenal ikan yang sekarang kita dapatkan dengan mudah". (Ketut Baktiyasa, nelayan ikan hias di Kecamatan Gerokgak, Buleleng). [selengkapnya]
|
|
|
Penanggung jawab: Darwina Widjajanti Editor & Penulis: Tari Menayang, Ade Siti, Gita Meidita - Desain: Febriansyah Hasmadillah
LEAD Indonesia merupakan salah satu program Yayasan Pembangunan Berkelanjutan (YPB)
Jl. BDN II/35, Cilandak Barat, Jakarta Selatan 12430
Telp.: (021) 769 5491, (021) 7581 6941
Fax.: (021) 7581 6938
Email: redaksi@lead.or.id
Website: www.lead.or.id
Redaksi menerima kontribusi dari pembaca berupa tulisan atau karikatur yang sesuai. Sampaikan tulisan,
karikatur, pertanyaan, saran dan kritik ke redaksi@lead.or.id
|
|